SKK Migas mengatakan, survei seismik subvulkanik di Pulau Jawa telah mencapai 820 kilometer atau 82% dari target sepanjang 1.000 kilometer. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, survei seismik itu dilakukan untuk menemukan sumber-sumber baru minyak dan gas bumi mengingat potensi eksplorasi Indonesia masih kaya. Karena, masih terdapat cekungan yang diyakini mengandung migas namun belum dieksplorasi secara masif.

“Kegiatan survei seismik subvulkanik Jawa adalah bagian dari Indonesia Exploration Blueprint and Strategy. Yaitu menggali potensi hidrokarbon yang tertutupi vulkanik,” kata Dwi dalam keterangan di Jakarta, Ahad (5/6/2022).

Kegiatan survei seismik subvulkanik itu dilakukan di sepanjang wilayah selatan Jawa yang ditargetkan rampung 100 persen pada September 2022. Saat ini, industri hulu migas terus fokus untuk melakukan derisiking dari potensi eksplorasi dengan menyediakan data-data yang nantinya akan mengundanG….Read More

Share